16 Desa Jadi Lokus Penanggulangan Stunting 2021 Dinas Kesehatan Bolmut

16 Desa Jadi Lokus Penanggulangan Stunting 2021 Dinas Kesehatan Bolmut

BOLMUT - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara melalui Dinas Kesehatan Bolmut mempersiapkan rencana aksi penanggulangan stunting 2021.
 
"Tahun depan Dinkes Bolmut akan melaksanakan penanggulangan stunting pada 16 desa sebagai lokasi khusus (Lokus)," kata Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Gizi dan Masyarakat Diatri Macpal, S.Gz, kepada jurnalis Tim Kominfo di ruang kerjanya, Rabu (22/7/2020).
 
Desa tersebut yaitu, Desa Apeng Sembeka, Sangtambolang, Sompiro, Bintauna Pantai, Biontong, Biontong I, Binjeita 1, Binjeita, Biontong II, Binuanga, Mokoditek, Saleo I, Ollot II, Paku Selatan, Bigo, dan Desa Tuntung Timur.
 
"Langkah ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bolmut," ujar dia
Diatri Macpal menjelaskan, lokus ini berdasarkan kajian kriteria melalui data cakupan program intervensi percepatan penurunan stunting yakni jumlah stunting, data kesehatan ibu dan anak, konseling gizi, kebersihan, pengasuhan orang tua, kondisi air minum dan sanitasi, data Paud, perlindungan sosial, hingga data ketahanan pangan.

“Walaupun di desa itu tidak ada bayi penderita stunting namun mencakup kriteria pendukung dalam penanggulangan stunting, maka termasuk dalam desa lokus tersebut,” tutur dia.

Hal ini lanjut dia, sebagai upaya dalam memutus mata rantai kemiskinan dan kekerdilan di Kab. Bolmut.

Diketahui, pada Kamis (4/6/2020) lalu Pemkab Bolmut telah melaksanakan rembuk stunting melalui video conference yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kab. Bolmut H. Asripan Nani.

Berdasarkan pemantauan status gizi tahun 2016 prevalensi stunting di Bolmut sebesar 43,80 persen, di tahun 2017 turun 36,80 persen, di tahun 2018 turun 22,6 %, dan tahun 2019 berhasil turun hingga angka 15,30 persen. (***)